[OOT] Ode to Optimus 7 March 2011
Posted by dinda in Hardware, Others.trackback
Layar 3.2in dengan resolusi HVGA, bentuk mungil namun terlihat kokoh, memori lega dan batre yang luar biasa awet, saya pikir udah menemukan tambatan hati terakhir di LG Optimus S. Makin hari saya makin cinta, dan Optimus ngga pernah mengecewakan. Dengan amunisi internet flexi unlimited yang meski lamban namun bisa diandalkan, hidup saya terasa sempurna. Ngga perlu mikir 2x pula klo saya butuh telp rumah, karna biayanya murah.

Godaan itu bernama HTC Evo 4G, dan dia datang 24 hari setelah saya pertama kali menimang Optimus. Saya tau jari-jari pendek ini ngga bisa menggenggamnya dengan sempurna, tapi layar bening 4.3in sungguh sayang untuk dilewatkan. Belom lagi prosesor snappy snapdragon, ukuran memori, dan kekuatan kamera yang menggiurkan. Semua dibungkus dengan harga yang ciamik, how can I resist?
Optimus pun mulai terabaikan karna saya sibuk mengeksplorasi Evo. Sampai 10 hari kemudian, seorang teman meminta ijin untuk meminangnya. Saya sedih karena sebagian diri saya masih menyayanginya, masih merindukan bentuk yang sleek di genggaman saya. Tapi saya tau, pemilik barunya akan merawatnya lebih baik, dan Optimus akan lebih berguna.
Selamat jalan sahabat baruku. Meski waktu perjumpaan kita hanya sesaat, namun engkau telah menorehkan kesan mendalam di hatiku.

Comments»
No comments yet — be the first.